Tak tanggung-tanggung, hampir 30 an pengurus RAPI berangkat dari Pontianak dengan menggunakan kendaraan pribadi lalu ngetem di GOR Patih Gumantar dari awal hingga akhir kegiatan.
Mereka mendenga informasi bahwa hingga H-1 posko panitia belum ada di sana. Mereka juga mendapatkan info bahwa kegiatan yang diikuti oleh 1200 peserta di dalam area yang tidak kecil itu, panitia tidak dilengkapi oleh radio komunikasi. Tanpa bantuan biaya, dikirimlah anggota RAPI dalam dua gelombang. Gelombang pertama secara berkonvoi datang 15 orang pada H-3 untuk mendirikan posko bantuan komunikasi. Lalu sehari sebelum kegiatan lebih dari 30 orang anggota RAPI telah bergabung bersama Panitia untuk menjaga proses penempatan peserta ke tenda, mengamankan area hingga ikut mendukung kelancaran koordinasi antar panitia. Inilah karakter Pemuda Indonesia yang Asli. Bravo RAPI!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar